Labels

Friday, December 16, 2011

Pertama Kali Ke Luar Negeri? (Tips Sederhana)

Saya banyak mendapatkan pertanyaan di twitter saya @ariysoc, tentang hal yang paling mendasar apa yang harus dipersiapkan saat akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Bagi Anda yang sudah sering ke luar negeri/pernah, mungkin postingan ini tidak penting. Tetapi semoga penting bagi Anda yang baru akan memulai backpacking atau melakukan perjalanan ke luar negeri. Ide awal menuliskannya menjadi artikel adalah, biar saya gampang memberikan jawaban secara komplet dan cepat bila ada yang bertanya lagi: Saya baru pertama ke luar negeri, apa yang harus saya lakukan?

Berikut ini hal-hal basic yang menurut saya harus Anda persiapkan dalam perjalanan ke luar negeri untuk pertama kalinya:
1. Paspor. Tanpa paspor tidak mungkin bepergian ke luar negeri. Faktanya, bikin paspor itu mudah dan relatif murah. Dengan Rp 275.000, membawa KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Ijazah terakhir, Surat Nikah (bagi yang sudah menikah), serta surat referensi dari perusahaan (bagi karyawan/pegawai). Bisa dilakukan di imigrasi manapun di Indonesia asal syarat komplet, dan di atas kertas disebutkan kelar 3 hari, tapi setidaknya akan memakan waktu kurang lebih seminggu. Paspor adalah identitas Anda saat bepergian keluar negeri.

2. Visa. Ini adalah surat izin yang dikeluarkan suatu negara kepada warga negara asing yang akan masuk ke negara itu. Dalam hal kerja sama antarnegara, banyak negara yang membebaskan pengurusan visa ini, atau sedikit lebih longgar dengan menerapkan visa on arrival (Voa). Negara-negara Asean seperti Malaysia, Singapura, Thailand, etc, membebaskan visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI), meskipun ada juga beberapa negara Asean yang menerapkan VoA. Detil selengkapnya silakan minta jasa Mbah Google, mana negara yang butuh visa dan mana yang tidak. Saran, bagi yang baru pertama kali ke luar negeri, coba saja dulu ke negara-negara yang tidak membutuhkan visa.
3. Ini penegasan saja, bahwa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tidak diperlukan lagi dalam perjalanan ke luar negeri. Jadi jangan bingung bagi yang belum punya. Banyak yang masih menanyakan ini, karena takut bila tidak punya akan kena fiskal Rp 2,5 juta.

4. Soal dokumen perjalanan beres, langkah selanjutnya adalah booking tiket pesawat. Membeli tiket pesawat gampang-gampang susah, khususnya yang ingin mendapatkan harga miring. Tapi bukan tidak mungkin untuk mendapatkan harga super murah, seperti Rp 10.000 atau Rp 49.000 atau Rp 200.000 hingga jutaan. Cara gampang adalah dengan subscribe di situs-situs maskapai penerbangan. Beberapa yang saya rekomendasikan adalah Air Asia, Tiger Airways, Jetstar. Beberapa maskapai lokal juga sering bagi-bagi tiket promo seperti Citilink (bahkan Garuda), Lion Air, Sriwijaya, Batavia, dan Merpati. Dalam sejarah saya traveling, saya pernah mendapatkan Rp 10.000 dari Air Asia, untuk perjalanan Solo-Kuala Lumpur, Rp 49.000 untuk Semarang - Kuala Lumpur dengan Air Asia, serta Rp 100.000 dari almarhum Mandala Air untuk perjalanan Jakarta-Singapura. Tiger Airways kerap bagi-bagi tiket murah US$ 22 untuk perjalanan Jakarta-Singapura. Jangan lupa juga ikuti facebook dan twitter mereka, karena mereka banyak sekali memberikan informasi tiket murah di media sosial.

5. Ada yang bertanya soal biaya lain-lain untuk naik pesawat ke luar negeri. Untuk tiket keberangkatan dari airport Indonesia (di manapun untuk tujuan ke manapun) kita akan dikenai airport tax yang akan kita bayarkan di bandara saat kita selesai check in tiket. Untuk penerbangan domestik antara Rp 35.000 - Rp 40.000 (cek lagi, siapa tahu naik). Kok kira-kira? ya, karena untuk Bandara Soekarno Hatta lebih mahal. Terakhir, dari Yogyakarta atau Solo airport tax untuk domestik Rp 35.000, tetapi dari Soekarno Hatta ke Yogyakarta atau Solo (atau kemanapun) Rp 40.000. Sedangkan untuk airport tax ke luar negeri dari bandara mana pun di Indonesia adalah Rp 150.000. Jadi jangan kaget kalau kadang airport tax lebih mahal daripada tiket pesawat itu sendiri. Sementara itu, rata-rata airport tax bandara di luar negeri sudah di-charge langsung dengan tiket pesawatnya. Jadi kita tidak perlu membayar airport tax, misalnya pulang dari Changi, Singapura menuju Jakarta.

6. Udah itu saja? belum. Kalau Anda booking tiket pesawat pasti terheran-heran, kok harga awal (basic fare) murah, tapi giliran mau bayar harganya naik? Iya, beberapa pesawat, contoh paling gampang Air Asia, akan mengenakan biaya lain-lain, misalnya untuk fuel surcharge, beli kursi (memilih kursi mana yang akan kita dapatkan di pesawat), asuransi, fee untuk penggunaan kartu kredit, dsb. Saya selalu men-skip memilih kursi karena bagi saya duduk di mana pun sama saja, tidak menggunakan bagasi, tidak menggunakan asuransi (jangan ditiru), dsb supaya harga tiketnya naik tidak terlalu banyak. Tetapi saya tidak bisa mengelak dari membayar fuel surcharge atau fee kartu kredit.

7. Soal bagasi perlu diperhatikan. Tipikal first time traveler adalah membawa barang terlalu banyak, karena takut ini, khawatir itu. Nah, lebih baik bawa barang-barang seperlunya. Karena kalau bawa barang banyak, yang sengsara juga Anda sendiri, harus membopong kemana-mana. Belum lagi biaya bagasi yang mahal. Tas yang bisa masuk kabin, misalnya untuk Air Asia adalah maksimal 7 kilogram (meskipun kadang lebih juga lolos). Nah, lebih baik menaati, jangan lebih dari 7 kilogram bila Anda tidak ingin membeli bagasi. Saya terbiasa mengentengkan ini, suatu saat kena batunya. Bagasi saya 7,5 kilogram dan saat check in  petugas tidak mau tahu dan memaksa saya memasukkan ke bagasi (tidak boleh dibawa masuk ke pesawat karena overweight 0,5 kg). Alhasil, daripada tidak boleh terbang, saya membayar bagasi Rp 100.000. Waktu itu, untuk bagasi maksimal 15 kilogram bila kita beli secara online berbarengan dengan beli tiket pesawat hanya Rp 50.000. Oya, beberapa maskapai domestik seperti Lion Air misalnya, memberikan bagasi secara gratis hingga 20 kilogram. Kita bisa memperkirakan, kira-kira butuh bagasi atau tidak? Bila saya berpikir pulang akan membawa oleh-oleh, maka biasanya saya hanya akan membeli bagasi untuk terbang pulangnya saja.

8. Oya, bila kita masuk ke negara lain, kita akan dibagi kartu kedatangan saat di dalam pesawat (atau kalau lupa meminta di pesawat bisa ambil di check point imigrasi saat paspor kita diperiksa). Nah, salah satu hal yang harus diisi adalah alamat di mana kita akan tinggal selama berada di negara tersebut. Bagi yang sudah booking hotel atau penginapan, jangan lupa membawa alamat hotel/penginapan itu. Bagi yang tidak booking sebelumnya, comot saja salah satu alamat hotel/penginapan dari Mbah Google, lalu ditulis. Mereka nggak akan mengecek ke hotel kok. Tapi kalau Anda tidak menuliskan alamat ini, dijamin akan lebih lama di bandara kayak pengalaman saya di Chiang Mai.

9. Bawa makanan boleh nggak sih? Ketentuan imigrasi boleh membawa cairan di dalam wadah @100 ml  maksimal 1 liter. Oya, kalau bawa makanan kering seperti mie cup instan atau roti-roti kering masih boleh kok. Ini untuk negara-negara sekitar aja ya. Beberapa negara memberlakukan aturan-aturan yang berbeda, lebih baik mencari informasi langsung di aturan imigrasi mereka satu persatu.

10. Jangan lupa menukarkan uang ke mata uang negara yang akan kita tuju. Bagi saya, lebih baik menukarkan di Indonesia dengan jumlah yang kita perkirakan akan mencukupi selama perjalanan hingga selesai. Bila ingin back up lebih baik membawa/menukar dengan Dollar Amerika yang nilainya lebih stabil dan bisa ditukar di manapun. Jangan membawa back-up mata uang Rupiah. Pengalaman saya backpacking pertama kali, saya kekurangan uang di Thailand, dan hanya membawa Rupiah. Akhirnya mau tidak mau saya menukarkannya di suatu bank di Thailand. Dan mata uang rupiah saya berkurang nilainya hampir separuh. Benar-benar tidak berharga, dan saya tinggal merutuki nasib :)

11. Oya, satu hal yang penting. Banyak yang menanyakan alur saat pertama kali mau terbang ke luar negeri. Baiklah, ini: 1) Pegang e-ticket. 2) Datang ke counter untuk check in, 3) Lalu masuk ke waiting room setelah sebelumnya membayar airport tax, 4) Menunggu boarding (masuk ke pesawat) di waiting room. Catatan: maskapai seperti Air Asia memungkinkan kita untuk melakukan check in lewat internet, dan sekarang malah mengenakan fee bila kita check in secara manual. Jadi pelajari benar aturan masing-masing maskapai. Bagaimana dengan kedatangan di suatu negara? 1) Begitu keluar dari pesawat kita akan masuk ke pemeriksaan paspor.2) Ambil antrean dengan tanda "foreigner" dan stay di barisan, tetap berada di belakang garis kuning. Menyerobot antrean seperti banyak dilakukan orang di Indonesia adalah hal yang paling memalukan dan tidak bisa diterima. Jadi jangan pernah menyerobot. 3) Tiba giliran, serahkan paspor dan dokumen yang diperlukan (termasuk kartu kedatangan). Kadang petugas menanyakan apa tujuan kita masuk negara itu? jawab saja dalam rangka liburan. Jangan panik, jangan gugup, jangan membuka peluang petugas untuk menanyakan hal-hal yang tidak penting. 4) Setelah paspor kita distempel, maka selamat datang dan selamat traveling.

semoga berguna,

A

Keterangan: foto diambil dari jaunted.com

154 comments:

ekoph said...

Matur nuwun mas... Bookmark sik ah... nggo siap2 suk nek meh neng manca

Ariy said...

suwun Pak Eko, sudah sudi mampir :)

Building Smart said...

wah teliti tenan iki mas ariy..

Ariy said...

semoga berguna Bapak :)

Anonymous said...

sy mau tanya neh, kalo kita mau nyewa kendaraan di luar negeri dan mereka minta jaminan pasport kita ditahan, sebaiknya gmn? misalnya mo nyewa motor di phuket. trm kasih sebelumnya bantuan infonya

Ariy said...

kalo saya, gak mau lepas dari paspor saya. Sekali pernah, tapi itu di imigrasi Myanmar. Di Indonesia memang sering gitu, paspor harus ditinggal. Cara lain, mungkin dengan memberikan fotokopi paspor saja.

shaLluvia said...

makasih infonya, maas... jadi makin pengen jalan-jalan ke LN, tapi masih harus nabung nih. :D

Anonymous said...

saya yang insya اَللّهُ saya akan beraangkat pada bulan juni tahun in, yang sebenarnya saya harusnya berangkat pada bulan maret ini dan tertunda karena visa saya belum keluar.

1. Saya akan belfast city tapi saya belum tau nama bandara dari negara belfast?

2. Saya bingung saat nanti dalam perjalan ke belfast karena akan transit di hongkong, dan london dan tujuan akhir adalah belfast! Nah yang jadi kebingungan saya apakah bagasi saya akan saya ambil di bandara honkong dan akhirnya memasukannya lagi kebagasi untuk pesawat rute ke london atau dari landon ke belfast?

3. Untuk paspor WNI apakah saat transit saya perlu membayar visa arrival?

4.Karena perjalanan pertama saya dan saya jujur sangat takut karena benar tidak bisa berbahasa ingris jadi mohon bantuannya sekiranya ada kode2 apa gitu saat bandara untuk tau gate saya? Dan takutnya saya salah masuk pesawat heeheheheeheh

Mohon bantuannya

Lukman said...

Informasi ini sangat bermanfaat bagi saya yang ingin terbang ke luar negeri.. terimakasih sobat.. :D

Iwok said...

Ahaay ... akhirnya nemu juga blognya mas Ary nih. hehehe ...
Mas, mau nanya nih, waktu booking tiket air asia, kalau nggak salah saya sudah bayar airport tax juga. Apakah nanti harus bayar lagi saat checkin? Tengkyu jawabannya Mas :0

Ariy said...

sampai saya jawab ini, tiket airasia belum memasukkan komponen airport tax ke dalam tiket. Baru Garuda yang menerapkan. Jadi tetap bayar tambahan om :). Terima kasih sudah mampir.

Imam said...

Blognya keren mas, buku2nya apalagi, hehehe..

mau nanya nih mas, saya mau jalan hemat ke malay-sin tahun depan (first time), 4hr 3mlm. rencana hari pertama di malay bentar trus malem langsung ke sin by plane, 1 hari (tanpa nginep) malemnya balik lagi ke malay by bus, jd saya 2malam tidurnya di jalan. nah yang saya bingung bagian hotel dikartu kedatangan itu apakah tetep wajib diisi alamat hotelnya (ngasal) meski cuma 1/2 hari di negara tsb ??

Ditunggu mas ya, maturnuwun :))

Ariy said...

sekarang Malaysia sudah tidak memberlakukan kartu kedatangan kok mas. Jadi tenang aja, gak ngisi apa2. Kalopun ditanya, kasih alamat hotel ngasal aja. Mereka ga cek kok

Anonymous said...

tipsnya berguna banget Mas, boleh nambahin yaaa tipsnya klo mau ke luar negri jangan lupa bawa colokan listrik converter karena banyak negara yg colokannya tiga sementara di Indo cuman dua colokannya. Apalagi kalo kita bawa gadget butuh buat ngecharge batre

Ariy said...

terima kasih kunjungan dan tambahan tipsnya :)

ocehanmia said...

wah, keren banget mas postingannya.

bisa jadi referensi :D

thanks udah bagi ilmu. sering-sering aja

NoldyOscar said...

mas nanya donk..kalo dari singapura mau lanjut jalan2 ke kualalumpur via bus diperiksa lagi paspornya di perbatasan? thanks

Ariy said...

pasti diperiksa. Namanya juga sudah lintas negara, harus periksa paspor di stempel.

Michael Adhiyatama said...

kalau yg bebas fiskal itu katanya yg 21 thn ke atas ya ? klo Saya 18 tahun,jd bgmna tuh ?

Ariy said...

@Michael: peraturan wajib NPWP sudah dihapus lama. Jadi nggak wajib lagi. Gak usah khawatir.

Anonymous said...

thanks for Ur sharing n posting is really useful;-)

Anonymous said...

Mau tanya
1).kalo passpor saya yanuar try putra sedangkan ktp saya yanuar tri putra, dr indo ke SG atau sebaliknya apakah saya lolos saat imigrasi?
2).Apa fungsi self check-in dr airasia? :)

Ariy said...

@Yanuar, jangan khawatir mas, KTP tidak berlaku di luar negeri. Jadi kalau ke Luar Negeri yang dicek hanya paspor. Mereka tidak akan meminta KTP kita, sehingga mesti beda/ada kesalahan nama tidak akan berpengaruh.

Fungsi self-check in airasia sebenarnya menurut saya cuma buat efisiensi waktu saja. Kalau model check in konvensional di bandara kadang antre, nah kalo sudah self-check in via web gak perlu antre.

Omnduut said...

Halo mas. Numpang nanya ya :)

Rencana aku akan melakukan perjalanan ke Bangkok Februari nanti menggunakan Tiger Airways. Cuma jadi panik sendiri mengenai peraturan bagasi yang maksimal 7 Kg. Jika itu peraturan tas tentengan (artinya backpack) dan aku membawa kamera dengan tas kecil, apakah 7 Kg itu total dari keduanya? Makasih ya.

Ariy said...

kalau tas kecil kayak tas kamera menurut saya masih aman-lah. Yg tas kecil itu dibawa ke tempat duduk kan bisa. Cuma pas check in, titipin dulu tuh tas kecilnya. Biasanya saya juga bawa dua lho, satu daily bag, biasanya isi kamera dan teman2nya (yg saya bawa ke kursi), dan backpack yang maksimal 7 kg itu. So far, gak ada masalah sih. Risiko terburuk, paling bayar bagasi.

Anonymous said...

Mas, mau tanya. Saya pernah iseng search tiket online di website airlines milik luar, harga tiketnya dalam dolar atau ringgit misalnya, itu cara pembayarannya gmn mas? pernah coba gk mas? Bisa gk bayar melalui bank lokal di Indo, kalau bisa bank nya apa dan caranya gmn mas? Terima kasih.

Ariy said...

pake kartu kredit. Kartu kredit keluaran bank manapun bisa. Kalau belum punya kartu kredit, ke tour travel agent saja, tinggal bayar cash.

PALUPI said...

Salam kenal...
Seru Dan detail banget mas.. Jd inget waktu pertama ke Guangzhou, pake garuda. Transit Di jkt, amaaan... Cm sempet plonga plongo waktu antri imigrasi, udah jelas2 ditulis foreigners Dan wni tp msh aja nyelonong ketempat yg salah.
Waktu itu sempet hang pas isi kartu kedatangan, jd terpaksa nyontek tetangga ha ha

Nambahin juga dikit, waktu balik indo dapet form lagi yg isinya untuk pemeriksaan bea cukai...
gk boleh ADA narkoba, rokok tdk lebih Dr 200batang, oleh2 tdk boleh lebih dari 2.500.000 atau klo sekeluarga max 10.000.000... Contreng aja TIDAK... Pengalaman saya, udah meres otak mikir waktu ngisinya, ternyata cuman Di lipet gitu aja waktu pemeriksaan gak dibaca. Huffh. Tp gk tau juga sih, sebaiknya hindari masalah...
Happy travelling guys....

aryamahendrablog said...

wah lengkap banget mas, saya juga berencana pergi ke luar bulan ini, deg degan sendiri jadinya hehe, oya salam kenal ya mas

yerensa said...

kalo sering bolak balik hongkong gimana.mencurigakan gak kalo itu sebagai liburan

Ariy said...

@Palupi: terima kasih sudah berkunjung.

@Aryamahendrablog: salam kenal juga

@Yerensa: gak kok. Saya udah gak keitung bolak-balik Malaysia, atau Singapore. Gak masalah. Asal ikut aturan.

kholiq amiin said...

Keren banget,
O iya saya mau jalan2 ke malaysia,kira2 total biaya yang hrus saya siapkan brpa ya?

Makasih :)

Ariy said...

@Kholiq Amiin

Berapa total biayanya tergantung berapa tiket pesawat yang anda dapatkan. Krn yg paling fluktuatif alias naik turun gak pasti adalah tiket pesawat.

Kalau yang pasti :
dengan asumsi 1 RM = Rp 3.000

1. Sekali makan 5 - 7 RM.
2. Kamar termurah semalem 30 RM
3. Jalan-jalan naik LRT (kereta cepat) atau sky train taruhlah sehari siapkan 10 RM.

4. Airport tax kalo Soekarno Hatta Rp 150.000 (kalo blm naik).

Itu aja sih sebenarnya, silakan anda kalkulasi sendiri. Ini tentu di luar biaya beli oleh2 dan jajan di luar makan pokok. Banyak obyek wisata gratis kok mas.

Ridho BZR II said...

dalm posting mas yg ke 11,"Tiba giliran, serahkan paspor dan dokumen yang diperlukan (termasuk kartu kedatangan" yg sya mau tanyakan dokumen apa saja yg hrus di srahkan?
mhon jwaban`y ya mas, soal`y sya sempat gagal terbang gra2 bli 1 tiket pdahal sya sudah byar airpot tax dan akhirnya tiket bserta airpot tax hangus sia2..

Maimunah Amir said...

Mas Ary mau nanya, pertama naik pesawat dan pertama kali juga mau ke luar negeri. Jadi harap maklum :D.

Saya mau k Paris sekitar bulan agustus, cek harga di skyscanner ada penerbangan one way 506 Euro. Nah, kalo booking gitu bayar atau gratis mas? karena takut nanti visa belum jadi atau ketolak gitu, jadi mau booking aja dulu. Mohon pencerahannya, terimakasih

Ariy said...

@Ridho BZR II

yang diserahkan untuk dicek dan distempel imigrasi adalah paspor, kalau di negara yg memberlakukan visa, termasuk dicek visanya. Kartu kedatangan untuk negara yg msh menerapkan. Di kartu kedatangan ini antara lain akan tertulis alamat di mana kita akan tinggal.

Gagal terbang gara2 beli satu tiket ? itu di negara mana ? karena kalau asia tenggara, rata-rata gampang dan gak harus menunjukkan return tiket-nya. Memang kadang ditanya, tanggal kembali kapan dan tiket kembali udah ada atau belum. Tetapi sejauh pengalaman saya, saya juga sering masuk ke negara lain dengan hanya bermodal one way tiket.

@Maimunah Amir: kalau booking tiket pesawat, saat itu juga harus dibayar. Biasanya pakai kartu kredit. Iya risikonya, kalau visa ditolak akan hangus. Tapi coba hubungi tur travel yang menjual tiket pesawat, beberapa teman berhasil membuat visa tanpa perlu beli tiket dulu. Booking sudah dilakukan, tapi dalam posisi tiket belum dibayar. Trik ini bisa ditanyakan di agen travel. Gutlak

Shoffa Salsabila said...

Mas Ary tanya dong pernah ngurus visa di agen travel di solo nggak? agen travel terpercaya buat ngurus visa di solo di mana ya..saya juga di solo nih mas, mau ngurus visa buat ke melbourne awal agustus tapi ini masi nyari agen juga yang bisa ngebook tiket tapi bayar belakangan,jaga2 kalo visanya ga diaccept. Mohon pencerahan yg secerah2nya, matur suwun ;)

Ariy said...

Shoffa, coba ke Equator. Jl Urip Sumoharjo, kalau dari Pasar Gede ke utara dikit, kiri jalan.

Pengalamanku bikin visa china di sana sangat memuaskan. Saya pesan yg 10 hari jadi, eh gak sampai seminggu jadi, dan malah duit separo dibalikin. Menurut pengalamanku, mrk profesional. Selain itu mereka aktif mengupdate informasi kepada kita soal nasib visa kita. Gutlak

Muhammad Labib said...

mas, infonya bermanfaat sekali, terimakasih..
saya mau tanya mas, kalo di paspor itu namanya sri sabaryanti sawadi sedangkan saya pesan tiket atas nama sri sabaryanti, kira2x itu bemasalah ga yah mas? baru pertama kali mau ke LN jd degdegan.. terimakasih mas

Ariy said...

terima kasih sudah berkunjung.

Setahu saya tidak masalah, kalau kurang yakin, mending hubungi call center maskapai yang bersangkutan.

Anonymous said...

trimaksih infonya sangat bermanfaat. tapi mw nanya lg ni abis teman bilang, klw keeropa harus ada akte lahirya? ktanya disana nanti diminta betul tidak menurut pengalaman mas? terimaksih. mohon dijawab

kiki said...

wah, makasih mas atas sarannya
kebetulan mei akhir ini mau ke thailand.
hehe
kira2 musti siapin duit berapa ya kalo seminggu disana??

Vizalia said...

Hi..Salam kenal buat semua.
Saya Mau berterima kasih banget untuk infonya,sangat2 bermanfaat.
Ceritanya Bulan 6 tanggal 8 saya Dan anak saya (umur 8bln) Mau ke HK untuk Pertama kalinya,saya kesana Mau berlibur Dan hanya berdua saja.
Masalah Nya,saat ini saya Takut Dan agak kawatir gitu,Karna dulu saya pernah kerja jadi "TKI" haha (isin Aku) :))
Pertanyaan saya,apalah pihak imigrasi hk mempermasalah kan klu saya X tki?
Apa benar Harus Bawa Surat bukti Dari bank untuk mengetahui berapa banyak uang Yg kita punya?
Harus kah saya pake visa Karna saya tinggal Di sana 29 Hari?
Mohon sekali bantuan jawaban Nya... Cerita saya dek dek ser.. Takut tidak Di per bolehkah masuk HK :))
Terima kasih
~Viza~

Ariy said...

Dear Mbak Vizalia

pertama, kenapa harus malu jadi TKI? Selama bekerja halal, tdk harus membuat kita malu.

Pertama, saya kurang paham dengan kebijakan paspor TKI atau paspor biasa, sejauh mana bedanya.

Tetapi bila Mbak menggunakan paspor biasa, rasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. HK bebas visa 30 hari. Supaya mbak tidak khawatir, pastikan aja Mbak sudah siapkan data di mana mbak akan tinggal selama di HK (misalnya bukti alamat tempat tinggal/hotel), juga siapkan tiket pesawat balik, jadi imigrasi memastikan bahwa mbak tidak akan menjadi beban bagi pemerintah mereka dan benar-benar ingin berlibur. Kalau punya bukti rekening juga bagus. Tetapi saya blm pernah ditanya soal itu di imigrasi. Maksimal ditanya mau nginep di mana dan tiket baliknya.

Semangat ya mbak :)

regards,

A

Ariy said...

@Kiki

Kalau ke Thailand itu tergantung bagaimana lifestyle kamu. Tapi untuk patokan kebutuhan dasarnya :

a. Makan mulai 25 Baht
b. Penginapan (kalo buat cewek) mulai 150 Baht
c. Transportasi kalo bus 10 Baht
d. Kalau BTS (monorai) atau MRT mulai 15 Baht - 40 Baht tergantung jarak.

Itu asumsi 1 Baht = Rp 300. Nah, silakan dikalikan, sesuaikan dengan kebutuhan Kiki.

Terima kasih sudah berkunjung.

ghalia fauzi said...

Mas ary mau nanya nih apa lg sih requirements yg dibutuhkan untk kerja kelaur negri. Saya apply sendri dan tdk lewat agent. Saya di trima di UAE slah 1 hotel dsna dan mreka sdh kirim contract krja dan entry permit visa setelah itu mereka suruh utk mncari tau clearance apa lg yg hrus saya selesaikan agar bsa menggunakan employment visa ini??? Mungking bisa bantu saya blas ke ghaliazation@gmail.com thank u. Di tunggu balasanya. Alia

Ariy said...

kalo untuk urusan kerja, mohon maaf saya tidak tahu. Karena syaratnya jauh berbeda dengan visa turist. Ada baiknya ke imigrasi langsung untuk mencari informasi.
Gutlak ya

Anonymous said...

Mas Ari,blognya sangat berguna bagi semua yang belum atau kurang mengerti tentang bepergian keluar negeri. Saya ingin menanyakan, sekarang kan banyak penerbangan yang harus bayar bagasi, seperti halnya Air Asia. Kira2 berapa yang harus saya bayar untuk 1 bagasinya, kalau saya berangkat dari Jakarta ke Singapore?
Terima kasih atas bantuannya.
Salam - Reiko

rezza pahlawan said...

mas ary, aku kan baru ada niatan mau ke china ber 2 sama tmn, aku cuma bingung sama transportasi disana gmn trs jg letak kota2 nya aku ngga tau trs bingung jg cari penginapan disana karena aku buta bgt sama nama tempat di china dan takut disana kesasar aja

thanks mas ary

Ariy said...

Hey Rezza,

pertama, kamu liat peta dulu. Kemudian tentukan tujuannya mau kemana. Kalau memang newbie, ambil kota-kota utama saja.

Kedua,di kota-kota besar di China, transportasi sudah maju, menggunakan MRT atau kereta bawah tanah. Ini lebih gampang dan mudah dipelajari karena setiap stasiun ada peta stasiun yang akan dilalui, dan di dalam kereta juga ada petunjuk, baik lewat peta digital atau juga pemberitahuan via suara.

Ketiga, kalau untuk penginapan murah, kamu bisa ambil hostel. Bisa hunting melalui www.hostelbookers.com atau www.hostelworld.com

Kalau ingin gambaran tentang perjalanan saya ke China, kamu bisa cari buku saya di Gramedia. Liat kolom samping ada contoh buku saya. Kalau kesulitan mendapatkan buku itu, silakan kirim email ke saya, saya masih ada copy-nya.

Terima kasih sudah mampir ke blog saya.

Ariy said...

@Reiko

Untuk bagasi, tergantung berat bagasi kamu. Kalau Airasia misalnya, di atas 7 kg - 15 kg, sekitar 100 ribu. Kalau di bawah 7 kg, kamu bisa bawa masuk ke dalam kabin. Cuma sekarang memang maskapai mulai pinter ngakali. Mereka misalnya bikin promo tiket gratis, tapi harus beli bagasi (meskipun kita tidak butuh).

ABRAHAM SIDIK said...

salam kenal mas ariy
q sama temen bulan september ini rencananya mau ke singapur,malaysia,thailan
mau coba Backpacer gitu heeeee
menurut kang ari NPWP wajib ga bawa biar ga kena fiskal
sama 1 lgi nich menurut mas ariy kami terlebih dahulu dr jkt menuju mana ya yg enak ntya,
apa jkt-Bangkok atau jkt-sibgapur
ditungu ya saranya mas hee trims

Anonymous said...

salam kenal mas ariy
q sama temen bulan september ini rencananya mau ke singapur,malaysia,thailan
mau coba Backpacer gitu heeeee
menurut kang ari NPWP wajib ga bawa biar ga kena fiskal
sama 1 lgi nich menurut mas ariy kami terlebih dahulu dr jkt menuju mana ya yg enak ntya,
apa jkt-Bangkok atau jkt-sibgapur
ditungu ya saranya mas hee trims

Henny DE said...

Mas mau tanya dong..kalau kita bawa oleh oleh misal bawa sirup khas thailand sebanyak 20 kg. kira2 dicurigai imigrasi gak ya?

Ariy said...

@Abraham Sidik
1. NPWP sejak 2011 sudah dihapus. Jadi jangan khawatir, kalau tidak punya gak masalah, gak kena fiskal.

2.Coba cek aja maskapai-maskapai mana yang lagi promo. Kalau ada promo Jakarta - Bangkok, lebih enak tuh jadi jalannya Jakarta - Bangkok - turun ke Malaysia - finish Singapore - Jakarta. Tetapi kalo nggak dapat tiket promo (jkt-Bkk mahal), bisa dibalik Jakarta - Singapore - Malaysia - Thailand - Jakarta (bisa via Phuket - Jkt baliknya).

@Henny DE
bukannya saya nakut2i, tapi saya pernah punya pengalaman di bandara di Bangkok, ngeliat perempuan nangis2 karena parfum-nya disita di bandara. Dia beli sekardus gitu. Kalau menurut saya, coba cari info aturan bagasi untuk barang cair seperti sirup, dan pakai bagasi, biar aman.

Sweeties Things said...

mas ariy mau tanya dong.. kalau saya mau keluar negeri tapi umur saya masih dibawah 18 tahun, itu berstatus unaccompanied minor (UM) ya? itu maksudnya apa ya mas? bisa tolong dijelaskan? terimakasih sebelumnya :)

Anonymous said...

Sangat bermafaat mas...
Terina kasih ulasan nya ^_^

Hany Mahardika Basyar said...

salam kenal, mas mau tanya dong gimana yah alur terbang dr SG ke indonesia, soalnya rencananya saya mau backpackeran ke SG untuk pertama kali nya februari thn depan n maslah ini yg bkn saya bingung krn belum pnya pengalaman sebelumnya. terima kasih sebelumnya.

Ariy said...

@Sweeties Things setahuku, unaccompanied minor itu adalah anak di bawah umur yang melakukan traveling tanpa ada pendamping. Nanti akan berimbas pada ketentuan2 tertentu bila dia mengambil suatu penerbangan. Tetapi masing2 maskapai mungkin akan menerapkan aturan berbeda.

@Hany: alur terbang maksudnya gmn nih? kalau dari SG ke Indonesia yang langsung penerbangannya. Tetapi kalau soal gmn caranya mau terbang (di bandaranya) sama persis kayak di Indonesia kok. Nanti kalau kamu pas mau terbang dari Indonesia - Singapore, hapalkan aja caranya. Mulai check in dan lain sebagainya. Bedanya nanti kamu harus cari tahu di terminal berapa pesawatmu ke INdonesia akan berangkat.

fazqi said...

mas ari mau tanya kalo ke korea udah gak pake npwp lagi? artinya kalo gak pake npwp tetep gak kenal fiskal?

alin mankhong said...

Hai mas salam kenal,, infomu bagus juga sangat bermanfaat,, aku mo nanya kalo mo liburan ke Thailand nggak perlu bikin visa apakah bisa? karna setahu saya Thailand termasuk negara bebas visa untuk WNI,, trims atas jawabannya

Ariy said...

@Fazqi : kebijakan fiskal sudah dihapus. Tidak punya NPWP, ke negara manapun tidak kena fiskal. Sumpah :)

@Alin: Thailand tidak perlu visa selama 30 hari. Bebas :).

Anonymous said...

mas, aku rencana mau ke malaysia juli ini dgn air asia..tp pas beli tiket kok diminta untuk membeli tiket return jg sebagai syarat untuk terbang ke sna

Ariy said...

yang minta siapa? sebenarnya aturan itu nggak ada. Karena kan belum tentu kamu pulang atau keluar dari Malaysia naik pesawat. Bisa jadi kamu keluar dari Malaysia naik kereta ke Singapore misalnya. Jadi aturan itu nggak ada.

Tetapi, kalau saran...mungkin karena di imigrasi kadang2 ditanya, pulangnya kapan? sudah ada tiket pulang atau belum?
kondisi ini bisa jadi sering ditanyakan ke orang yang datang dengan paspor kosong (baru pertama kali ke luar negeri). Tujuannya lebih kepada antisipasi pendatang atau imigran gelap.

Lifeisneverflat said...

mas ary , hari ini saya datang ke kanim surakarta untuk mengurus paspor online ..
tujuan saya ke Malaysia , oktober ini insyaAllah ..
tapi gagal di pengecekan berkas karena diminta surat sponsor ..
saya dapat sponsor dari siapa ? :|

ada tips ga supaya bisa lolos tanpa surat sponsor ? saya mau mengadakan perjalanan mandiri ..
tadi sempet ditanya "pekerjaannya apa?
saya jawab buruh, trus kayanya kok underestimate banget dengan dilanjutkan tanya punya duit berapa untuk ke luar negeri ..

tadinya mau ngurus sendiri tanpa bantuan calo atau biro , eh malah dipersulit ..
jadi agak trauma nih mas ,
ada rekomendasi biro pembuatan paspor di surakarta ga mas ?

terima kasih in adavance

Anonymous said...

thanx buat infonya mas ariy..
mau numpang nanya nih..dalam waktu dekat ini sih aku sma tman rncananya mo jln2 ke singapore...kira2 berapa sih sewa yg di perlukan termasuk sewa mkan,sewa penginapan..dn sewa ticket?
trims ats jawabnnya

Ariy said...

@Lifeisneverflat

Kamu ke tour travel di Jl Urip Sumohardjo saja (Pasar Gede Solo ke utara sedikit, kiri jalan). Di sana ada beberapa agen travel yang semuanya punya jasa bikin paspor. Rata2 400 rb (kalo belum naik). Terakhir temen saya kalo gak salah di Mulyo Travel atau apa gitu. Pokoknya depan Pasar Gede maju dikit ke utara kiri jalan. Gutlak yak.

@Anonymous untuk ke singapore komplit, baca artikel saya yang judulnya : http://a-journo.blogspot.com/2012/09/merancang-budget-ke-singapura-tips.html.
Kalo kesulitan nyari, liat aja di kolom most popular kanan atas.

Kanamew said...

Mas Ary
mas pernah ga , coba booking ticket berangkat saja (karena harganya sedang murah)

lalu booking harga ticket balik di lain waktu pas harganya ada promo gitu ?

saya mau coba di AirAsia , tapi ragu :|
mohon pencerahan dong mas ..

oh ya sekalian nanya (maaf nih ngrepotin)
kalau dari KL ke Melaka , rute yang bisa diambil bagi saya yang masih newbie ini gimana ya mas ?

Ariy said...

@Kanamew

Pernah banget. Tapi kamu harus ekstra waktu untuk hunting. Karena menurut saya maskapai2 itu pinter. Mereka misalnya, memperkirakan waktu2 balik kita itu kapan dan harganya akan mahal. Jadi asumsinya, orang traveling gak bakal lama2, antara 4 hari, seminggu, maksimal 2 minggu. Nah harga tiket balik maksimal 2 minggu setelah tanggal keberangkatanmu itu pasti mahal. Kecuali ya, kamu pake maskapai berbeda. Bisa juga diakali dengan hunting balik dari rute berbeda.

Eh, sudah tahu kan? kalau kamu beli tiket terpisah, bukan round trips biasanya jatuhnya lebih mahal. Knp, karena tiket balik biasanya pake mata uang negara asing. Jadi misalnya nih, kalau kamu beli pp Jakarta - KL, maka kamu bayar dengan rupiah. Tapi kalau kamu beli terpisah, maka berangkat bayar pake rupiah, pulangnya pake ringgit.

Kalau KL ke Melaka pake bus. Deket kok, sekitar 2 jam-an, busnya bagus dan murah. Berangkat dari terminal bus yang keren banget Bandar Tasik Selatan.

She Susi said...

Thx bgt infonya mas ary..
Aku rencananya mau honey moon ke hongkong september ini,yg aku pelajari kan bandara nya gede bgt itu terminal ke ind nya disblah mn y mas?
Terus referensi hotel,transportasi(yg standar aja yah mas hihihii) dan tempat yg rugi gak dikunjungin..thx mas ary :)

TriWahyu Andriani said...

Mas Ariy,

Kalo beli tiket dgn memasukkan no ktp apa tidak masalah nanti pas chek in pswt di spore?? mungkin check in di indo gak mslh ya krn kita bs ksh liat ktp....sodara sy blm pny paspor dan tiger mengharuskan input no paspor tp sy masukkan id ktp spy bs lanjut dgn pemesanannya...pernah pny pengalaman kyk gini?? share dong...thx - andri

Ariy said...

saya belum punya pengalaman soal kasus kayak gitu. Tetapi di Tigerairways, situsnya juga ada kolom "manage my booking". Ganti aja no ktp dengan no paspor.

Di Indonesia kalo mau ke luar negeri pun check in juga dicek paspor. Di Singapore juga sama. Berisiko kalo ternyata alamat atau data di KTP ada yg beda dengan yg di paspor. Bisa gagal terbang.

Kanamew said...

mas ary
insya Allah saya akan berangkat ke Malaysia besok dari Jogja(pertama ke luar negeri)
dulu waktu saya beli ticket di counternya , petugasnya bilang , kalau diminta bawa uang tunjuk 2 juta
nah itu gimana ya mas ?

kalau saya baca di web , pernah ada kejadian ga bisa berangkat karena ga bisa nunjukkin uang tunjuk (tapi kejadiannya tahun 2012 an)

jadi was was nih

Ariy said...

gak ada kakak. Bohong itu. Gak ada kewajiban siapin 2 juta buat dikasih tunjuk ke imigrasi atau apapun.

Fiskal Rp 2 juta bagi yang tidak punya NPWP juga sudah dihapus sejak tahun 2011 kok. Tenang aja.

Toko 6161 said...

mas ariy, mau tanya, kalau visa china penulisan nama ada 1 huruf salah sedangkan nomor passport benar apakah bisa tetap diijinkan masuk ke china? visa china anak saya hari ini saya ambil dan saya tidak teliti mengecek namanya dan baru ketahuan saat sampai dirumah, sedangkan kedutaan china sudah libur. apakah dari imigrasi bandara soeta mengizinkan anak saya keluar? dan saya harus bagaimana, tiket kami ke china tgl 2 okt besok. jd deg deg an saya ini.

thanks
junaidi

Ariy said...

Dear Pak Junaidi,

Menurut saya nggak papa. Karena Anda bisa meyakinkan mereka dengan menunjukkan bahwa nomor paspor benar, dan itu hanya ketidaksengajaan penulisan nama.

Semoga tidak dipersoalkan. Kalaupun iya, saya pikir Anda hanya akan direpotkan sedikit di imigrasi. Tetapi selama Anda bisa meyakinkan, tidak ada masalah.

Ingat,pegangan paling kuat adalah nomor paspor di visa dan di paspor sama.

Gutlak Pak

jade kanter said...

Lengkap yee info'y hahaha

Salam kenal aja bang ary :)

Ariy said...

@Jade
salam kenal, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya :)

Hany Mahardika Basyar said...

mas aku mau tany alagi nih, kan di komentar2 mas yang diatas mas ada bilang kalo yang mana nya cairan pasti disita, berarti bawa sabun cair gitu gak boleh dong yah? trs kalo qta bawa ransel ke dalam pesawat ada ketentuan nya gk mas, kaya ukuran tas yg bisa dibawa ke dlm pesawat gt selain berat nya yg gk boleh lbh dr 7 kg untuk air asia, makasih banyak sebelumnya...

Winda cuett said...

mas, sebenarnya masih berlaku gk sih bebas fiskal ke luar negeri ?
saya kan mahasiswa belum punya penghasilan tapi punya rencana ke malaysia dan gk punya NPWP , bagaimana mas, apa saya harus bayar 25 juta ?

Ariy said...

@Hany Mahardika
sabun cair di dalam wadah kurang dari 100ml gak papa kok. Beberapa jg boleh, tetapi dimasukkan dalam wadah terpisah. Misalnya nih, parfum 50ml bawa dua gpp, asal ditotal gak 1 liter beratnya. Dan itu masuk ke dalam bagasi aja biar aman (bukan masuk ke kabin). Kalau dibawa ke kabin, misalnya bawa minuman kurang dari satu liter pun kadang disita (kecuali beli dari duty free). Kalau soal bagasi, bisa bawa satu backpack gitu masuk. Ukurannya kalo AA jelas tdk boleh lebih dari 7 kg. Kalo yg lain apakah seketat itu? kurang tau. Tapi ada yg bisa lebih kok.\

@Winda
Tidak ada lagi fiskal sejak 2011. Oya, fiskal dulu bukan 25 juta, tapi 2,5 juta kok. Tetapi sekali lagi udah gak diterapkan.

smallaxe said...

hallo mas ariy,

wah postingan2nya keren mas. berguna bgt buat yg mau travelling :)

mau nanya nih mas. kalo ke HK kan bebas fiskal yah. tapi selain paspor & data penerbangan+penginapan, apakah ada dokumen lain yg harus dipersiapkan dan dibawa dari Indonesia?

matur nuwun mas :)

monica said...

Mas, saya mau tanya. Rencananya saya akan ke swiss bln desember nanti, saat transit nanti apa yang mesti di lakukan ya mas? Tolong di bantu yaa mas :D first timer soalnya hehe thank you :))

Hany Mahardika Basyar said...

mksh info nya mas,.

di singapura susah gak mas nemu toilet umum?

trs dari dalam mrt itu ada petunjuk yang jelas gak untk memilih exit mana yg harus qta ambil.

terima kasih

Ariy said...

@smallaxe : itu sudah cukup kok. Nggak perlu visa juga. Met ngetrip yak

@Monica: transit dmn nih? kalo transit di negara yg butuh visa ya jangan kemana-mana saat transit, di dalam airport saja sambil nunggu pesawat berikutnya. Karena kalau keluar harus bikin visa sebelumnya. Cuma ada temen juga yg bilang, ada negara yg meminta kita bikin visa transit juga.

@Hany: kalo bingung toilet umum, masuk mall saja. Singapore surganya mall, pasti mall ada toilet kan.
Soal MRT, iya, setiap exit ada keterangannya kok menuju ke spot spot mana saja.

monica said...

transitnya sih di dubai mas. ooo gt, biasanya bakalan di info-in lagi ga sih untuk yang transit gt, thankl youu

een sinostinozpyo said...

assalamualaikum.
bang numpang nanyank,
kalo hanya transit di singapore,
apa kita harus ngebayar bang,..
istilah nya kita bayar pajak mas.. airpot tax itu apa ya mas.. hhee

Ariy said...

@een
nggak, airport tax udah masuk di tiket pesawat. Mau jalan2 dulu di Singapore juga gratis kok

een sinostinozpyo said...

owhg, gitu y Bang. thanks yoo.. meskipun kita jalan2 di luar area bandara tetep gratiss ya bang,. soalnya een mau ke joogja, transit nya di singapore dan smpe 3/4jam .. klenger jugak kalo duduk manis di bangku bandara. :)..

Anonymous said...

Misii, saya mau nanya, saya kan cek harga tiket Tige*air untuk singapur-jakarta, kemudian muncullah harga 250rb. Itu tiket udah termasuk airport tax bandara changi apa belum?

Ariy said...

nyaris semua negara sudah menggabungkan tiket pesawat dgn airport tax, termasuk singapore. Indonesia salah satu negara yg ketinggalan soal ini. Iya, airport tax sdh termsk di tiket kalo di Singapore. Tapi soal tiger, coba kamu cek lagi sampai halaman berikutnya. Siapa tau yg muncul lebih dari 250 setelah ditambah lain2nya.

wiranti darasari said...

Mas mau tanya yah, saya mau ke melbourne dengan garuda, yang saya mau tanyakan apakah di soekarno hatta saya harus membayar airport tax lagi? atau membayar sesuatu yang lain? Thx yah mas :)

Ariy said...

selama masih berangkat dari bandara di Indonesia, hingga saat ini masih bayar airport tax, belum digabung dengan harga tiket.

fefi ristiani said...

maz Ariy,aku pengen melancong ke malaysia selama 3 minggu. rencananya pertengahan desember ini. tapi dulu sya kerja dmalaysia, masalahnya 2013 smpai januari 2014 kontrak sya baru akan habis. tapi saya pulang indonesia oktober kemarin, dan saya dengan boss dtempat kerja malaysia sudah ada keseepakatan kalau saya berhenti bekerja. apakah saya bisa melancong ke malaysia bulan desember ini?

Ariy said...

@Mbak Fefi

Persoalannya sebenarnya bukan pada apakah Anda sudah selesai kontrak dengan bos atau tidak. Selama paspor Anda masih berlaku, tentu Anda bisa melancong ke Malaysia.

Nah, persoalan lain, saya nggak ngerti apakah paspor kerja dan paspor turis itu berbeda. Tetapi kalau Anda menggunakan paspor turis, menurut saya tdk masalah.

havier essa said...

wah,,mantap nih artikel nya..
lagi nabung buat jalan-jalan keluar negeri,,doain ya gan :D

Anonymous said...

mas met knal,,,paspor aku kan baru jadi february dan maret mw ke hongkong,,,bisa gak mas????kan biasanya ke luar negri harus 6 blan setelah paspor jadi..makasi

Ariy said...

salam kenal.

Eh bisa dong, langsung aja dipakai. Kan begitu jadi, sudah berlaku. Kalo soal masa tenggang 6 bulan adalah masa expired-nya. Jadi kalo misalnya paspor kamu habis masa berlakunya pada Januari, maka enam bulan sebelum januari disarankan sudah tidak dipakai. Sudah harus perpanjangan, begitu kak :)

g4Luh said...

Salam Kenal Mas Ary...

Wuah lengkap banget informasi & Sharingnya...

heppi w.s said...

malem mas ...
q mu da trip backpecker ke singapur agustus depan, krn dpet harga promo jadinya disana sekitar 5hr'an. dan dripada saya sewa hostel 5hr, saya da rencana untuk nenda.
apakah disana dibolehkan nenda??
ada tempatnyakah / lapangan khusus ??
apa dibandara dipersulit kalo bawa tenda..
trimkasih ^^

Anonymous said...

mas ary...salama kenal yach,
mau tanya donk....akhir januari ini ak mau ke bangkok....emang nya setelah samapi sana dan lapor ke imigrasi...apa aja yg mesti di siapin???haruskah siapin paspport photo? mhn info nya

Ariy said...

@Heppi WS
setau saya tidak ada lahan buat nenda di Singapore, karena kota mereka sempit dan tertata sekali. Saya pernah ke Pulau Ubin, itu lokasi agak minggir dan katanya bisa buat camping, outbound, etc. Tapi alih2 ngirit, kalau kamu nenda di sana menurut saya juga akan boros di transport ke kotanya. Mending duitnya buat nginep di hostel. Saran saya sih, nginep di hostel dorm.

@Anonymous:
Ke Thailand cuma butuh paspor saja kok. Gak butuh visa dan lain2. Datang, dicek, lalu distempel. Udah. Paling periksa bagasi, periksa badan (lepas sepatu, ikat pinggang, etc) yang merupakan pemeriksaan standar imigrasi.

Ariy said...

@Heppi WS
setau saya tidak ada lahan buat nenda di Singapore, karena kota mereka sempit dan tertata sekali. Saya pernah ke Pulau Ubin, itu lokasi agak minggir dan katanya bisa buat camping, outbound, etc. Tapi alih2 ngirit, kalau kamu nenda di sana menurut saya juga akan boros di transport ke kotanya. Mending duitnya buat nginep di hostel. Saran saya sih, nginep di hostel dorm.

@Anonymous:
Ke Thailand cuma butuh paspor saja kok. Gak butuh visa dan lain2. Datang, dicek, lalu distempel. Udah. Paling periksa bagasi, periksa badan (lepas sepatu, ikat pinggang, etc) yang merupakan pemeriksaan standar imigrasi.

Ariy said...

@Heppi WS
setau saya tidak ada lahan buat nenda di Singapore, karena kota mereka sempit dan tertata sekali. Saya pernah ke Pulau Ubin, itu lokasi agak minggir dan katanya bisa buat camping, outbound, etc. Tapi alih2 ngirit, kalau kamu nenda di sana menurut saya juga akan boros di transport ke kotanya. Mending duitnya buat nginep di hostel. Saran saya sih, nginep di hostel dorm.

@Anonymous:
Ke Thailand cuma butuh paspor saja kok. Gak butuh visa dan lain2. Datang, dicek, lalu distempel. Udah. Paling periksa bagasi, periksa badan (lepas sepatu, ikat pinggang, etc) yang merupakan pemeriksaan standar imigrasi.

Anonymous said...

mas ari thanks info nya....gara2 hal itu ak jd debat sm temen..., ak flight by tiger....klw dr shoeta apa kena airport tax??? trs klw dr bangkok ke indo apa kena airport tax juga???

mas pls add my ym...thanieta@yahoo.com

Ariy said...

@thanieta

Sebenarnya semua kena airport tax. Tapi kerasa atau tidaknya yg beda. Maksudnya gini: kalau dari Indonesia (semua penerbangan) airport tax dibayar cash. Jadi kalo kamu dari Soetta ke luar negeri, ya bayar airport tax di bandara. Bagaimana dengan dari luar ke dalam? misalnya dari Bangkok ke Indonesia ? tidak bayar cash, tetapi sebenarnya kita tetap membayar airport tax cuma sudah masuk di dalam harga tiket pesawat. Jadi kalo beli tiket pesawat yang masuk ke Indonesia, biasanya harga tiket sudah termasuk airport tax. Indonesia memang salah satu negara yang belum menerapkan airport tax yang digabung dengan tiket pesawat. Tapi konon kebijakan itu bakal diterapkan. Kita tunggu aja.

Anonymous said...

keren&abadi niy post nya mas,.
mau tanya mas, apa boleh klo kita bawa snack,permen,mie,abon,sambal dll ke sing/malay/thai, begitu sebaliknya, secara makanan disana kurang resep di lidah, bisa hemat pula, mohon infonya mas,.thx

Anonymous said...

klo bawa cemilan,permen,mie,abon,dll boleh ga mas ke sing/malay/thai,.
thx

Ariy said...

berdasar pengalaman, yg kering2 gitu nggak masalah. Saya pernah kok bawa mie cup 5 biji. Pengen ngirit sih

Anonymous said...

kalo sebungkus rokok yang uda di buka dan di hisap 1 batang apa boleh mas?

Ariy said...

saya tidak punya pengalaman pribadi dgn rokok di negara orang. Karena untungnya saya sudah berhenti merokok. Tapi berdasar pengalaman teman, sebungkus yg udah dibuka boleh. Tetapi ada juga sih teman lain yang sudah melakukan itu, tetep disita juga :)
Emang berat sih bagi perokok kalo traveling ke luar negeri yg aturannya ketat mcm singapore. Apalagi kalo budget traveler, soalnya harga rokok mahal juga.

Anonymous said...

mas kalau operator seluler indonesia apa saja yang bisa dibawa ke singapore/malaysia, dan apakah jaringan internet dari operator indo juga dapat disana? solusinya gimana biar kita tetap online,
kalau wifi di sing harus pake password ga? terima kasih mas, sukses selalu

Ariy said...

setau saya hampir semua GSM bisa. Saya pakai XL, lancar saja di Malay, Singapore maupun Thailand. Begitu sampai di negara tujuan, langsung ada notif kok dari operator selulernya. Kyknya mrk kerja sama dgn operator lokal krn biasanya langsung ada pemberitahuan lewat hp. Tetapi memang biaya SMS mahal, dulu Rp 4.000. Kalo di Singapore, iya pake password, beli dulu simcard lokal. Kalo di Malaysia, terakhir 2012, saya beli Simcard Maxim kalo gak salah, sekitar 23 RM, dipaketin data buat online. Selain hotel, biasanya bandara juga ada free wifi kok.

Anonymous said...

Pagi mas ary,
Saya mau nanya ni,kalau kerja di malaysia terus mau liburan ke hongkong caranya gimana ya,,,!soalnya saya kerja di malaysia

Ariy said...

langsung aja beli tiket pesawat ke Hongkong dari Malaysia. Kan sudah ada paspor. Gak harus urus visa, karena warga negara Indonesia bebas visa msk Hongkong selama 30 hari

Anonymous said...

Mas ariy, saya mau tanya. saya beberapa kali search di internet. kebanyakan saat diimigrasi ditanyakan berapa jumlah yang kita bawa.kebetulan saya mau ke singapore (pertama kali ke LN) dan saya berniat untuk sendirian, backpacker disana. saya hanya membawa maksimal 150 SGD. ada sarankah?

Nikma Muna said...

Kan sekarang aku lagi liburan di KL.berarti balik ke indo besok pas di bandara KL ga dimintai tax lagi kan mas?

Ariy said...

@anonymous selama saya jalan ke luar negeri, saya belum pernah ditanya di imigrasi ttg berapa duit yang saya bawa. Santai saja, nggak akan ditanya itu.

@Nikma Muna: bayar tax hanya di airport indonesia ke luar. Kalo Malaysia, tax udah masuk di tiket, nggak bayar lagi.

Anonymous said...

Mas saya mau tanya saya beli tiket airasia jkrta - singapur. Tp saya salah input namaa seharusnya 2suku kata tp saya input d tiketny 3suki kata. Jd tdk sesuai d pasport. Itu bagaimana ya mas?

Anonymous said...

mas saya rencana mau ke thailand, transit di singapur. ad waktu 4jam.
apa wkt 4 jam itu bisa kita kluar bandara jalan' di singapur dlu?sblm k thai? kl bs ap ada persyaratannya?
mksh

Anonymous said...

mas ary saya mau ke korsel kalo udah sampai dibandara apakah pihak imigrasi akan bertanya ini itu?trims

Ariy said...

@anonim: soal tiket, kamu bisa buka manage my booking. Kalo gak ada pilihan penggantian nama, saya sarankan langsung telp ke costumer service. Menurut saya tidak masalah sih.

@Anonim: 4 jam terlalu singkat kalo mau jalan. Soalnya buat next flight kan musti 2 jam sebelumnya. Saran saya, jalan2 saja di bandara Changi. Itu seharian juga gak bakal kelar. Changi bagus kok.

@Anonim:lebih sering saya tidak ditanya. Sekalinya ditanya cuma apa keperluannya? jawab aja liburan, selesai. Gak ada pertanyaan aneh2 kok.

Ariy said...

@Nikma Nukma: enggak, karena udah masuk di tiket.

prince ian89 said...

kk mau Tanya rencannyah 2minggu lagi q mau kebbangkok Osama keluarga tapii masalahnya q belii in adek aku HP super copy kiraaa" it entar bakal jadii masalah g d bandara indo Dan bangkok pass pengecekan tnku bgt maaf merepotkn

Ariy said...

Gak masalah. Masukin bagasi aja. Kalo nggak hp di bawa aja, keluarin dari dus, dibawa kayak dipakai itu, dusnya masukin tas. Aman. Kecuali kamu belanja hp-nya banyaak...nah beda soal lagi tuh

Anonymous said...

mas , rencananya aku mau k amerika daerah alabama ketika saya sampai di bandara amerika,diperiksa ya visanya?kalau visanya gak ada tapi hanya passport , gmna tuh?

Ariy said...

aturan masuk amrik pake visa. Kalo gak punya, ya gak bisa.

Anonymous said...

mas ari.aku mw Tanya.rencana aku mau backpacker-an tahun ini ke Malaysia.kalo misalnya aku penerbangan balik ke INA jam 1 siang, via airasia, qra2 paginya masih sempat gak ya muter2 di putrajaya?aku nginapnya di daerah bukit bintang.trm ksh infonya.. ^^

Ariy said...

Sepertinya terlalu berisiko. Setidaknya jam 11 sudah harus di Bandara. Ntar malah jalan ke Putra Jayanya gak tenang, deg2an ketinggalan pesawat :)

fefi ristiani said...

Mas kalau book ticket itu bdrsarkan ktp/ pasport ya?

soalya dulu pas bikin keliru 1 hruf saja.
apa itu brmasalh?

Anonymous said...

Hi ... Saya mau nanya nih...kmrn saya bkerja di singapore sbg TKI.Aku baru balik ke indonesia.Paspor aku kan Paspor TKI yg 24 hal. Boleh gak aku pake pasport itu untuk masuk singapore lagi buat jalan2. Paspor saya masih ada 3 tahun lagi.
Tolong sarannya ya

Thnx

Ariy said...

Sebenarnya paspor 24 halaman ini bisa kok buat jalan. Tetapi kadang2 memang dipersulit birokrasi. Krn pelaksana kebijakan di lapangan kadang beda-beda menerapkan kebijakan ini.

Ariy said...

@Fefi

kalo penerbangan domestik pakai KTP aja. Kalau luar negeri pake pasport

Anonymous said...

Hi...
Mau tanya, saya rencana mau ke Singapura, Malaysia dan bawa keponakan usia 9 thn. Saya belum pengalaman bawa keponakan di bawah umur. Apakah ada persyaratan khusus?
Thanks atas respondnya

Ariy said...

tidak ada persyaratan khusus sih. Cuma kalau mau nginep di hostel, cek dulu apakah dalam ketentuannya mereka menerima anak di bawah umur. Banyak hostel yang tidak mau menerima anak di bawah umur untuk menginap di hostel mereka. Ini karena persoalan tidak mau mengganggu tamu lain, apalagi kalau di kamar dorm. Tetapi beberapa kali saya berhasil mendapatkan hostel yang mau menerima anak di bawah umur juga.

ikhsan said...

menarik sekali mas.
mantap.
kunjungi wisata di ranah minang Sumatra Barat ya.

Anonymous said...

Hi..mas Ariy

Saya juga punya rencana yang sama, rencananya 21 agustus nanti saya akan ajak keponakan saya yang berusia 9tahun ke singapore, tapi orang tuanya tidak ikut,apakah ada dokumen selain paspor yang harus saya persiapkan ?

please advise ya mas,,,soalnya agak was-was juga nie,,

Thank You

Ariy said...

Nggak ada dokumen lain kok. Cuma kalau menginap di hostel (bukan hotel) tidak semua mau menerima anak di bawah umur (di bawah 18 tahun). Ada juga yang mau terima. Lebih baik booking kamar jauh2 hari. Tapi kalau menginap di hotel nggak ada masalah.

Ariy said...

Nggak ada dokumen lain kok. Cuma kalau menginap di hostel (bukan hotel) tidak semua mau menerima anak di bawah umur (di bawah 18 tahun). Ada juga yang mau terima. Lebih baik booking kamar jauh2 hari. Tapi kalau menginap di hotel nggak ada masalah.

Ariy said...

Nggak ada dokumen lain kok. Cuma kalau menginap di hostel (bukan hotel) tidak semua mau menerima anak di bawah umur (di bawah 18 tahun). Ada juga yang mau terima. Lebih baik booking kamar jauh2 hari. Tapi kalau menginap di hotel nggak ada masalah.

Borgop Similitinding said...

wah, kapan ya bisa ke luar negeri -_-
Tp btw Bang, beda brp ya hrg tiket pesawat dengan atau tidak menggunakan asuransi?

Ariy said...

@Borgop
sekitar 30 ribuan Mas.

sri sumarni sjahril said...

SALAM KENAL MAS ARIY
kalau ke kuala lumpur itu harus beli tiket PP kah? soalnya ini kali pertama saya mau ke kuala lumpur naik pesawat baru baru ini saya dari kota kinabalu cuma kesanax naik kapal dari nunukan ke tawau. mohon infonya yah mas

Ariy said...

Mbak Sri, saya sudah sering keluar masuk KL. Selama saya naik masuk naik pesawat, saya tidak pernah ditanya tiket pulang. Tetapi sekalinya saya masuk pake kereta (dari Singapore), saya ditanya tiket pulang.
Menurut saya, akan lebih baik Anda beli tiket PP, jadi ngga membuka celah imigrasi untuk mempersoalkan. Lagian beli tiket pp jatuhnya lebih murah.

arien said...

Mas Ariy baik banget menjawab setiap pertanyaan.
Tgl 28 Sep sy akn melakukan penerbangan ke Frankfurt transit Singapura dg pswt Garuda sambung Lufthansa. Sy bingung mengenai prosedur transit mengingat Garuda tdk satu aliansi dg Lufthansa, pdhl di Changi sy pny spare wkt 2 jam sj.Gmn bagasinya, gmn check in-nya. Begitu jg baliknya, Fra-Jkt transit di Bangkok. Tlg saya diberi panduan agar tdk salah langkah. Tk

Ariy said...

Mbak Arien
saya yang ditanya malah deg-degan hehehe. Connecting flight dengan jeda waktu 2 jam saja sangat berisiko ketinggalan pesawat. Idealnya 4-8 jam. Kenapa? sekarang ini dengan padatnya traffic penerbagan akan sangat mungkin delay. Gmn misalnya kalo Garuda delay sejam saja? pasti sangat repot.

Tapi karena tiket sudah dibeli ya berdoa saja semua lancar. Lakukan beberapa langkah antisipasi:
1. Kalo check in, misalnya ada fasilitas check in online, lakukan saja check in online, biar menghemat waktu.
2. Baca di tiket, terminal berapa kedatangan dan keberangkatan antarpesawat itu. Lalu pelajari benar dan cari tahu cara ke terminal keberangkatan. Jangan sampai nyasar. Tengok di www.changiairport.com
3. Ambil bagasi secepat mungkin ya
4. Berdoa sekenceng mungkin

akhirnya saya cuma bisa bilang, gutlak mbak. Semoga lancar.

hanifalfajar said...

Mas, mau nanya dong tentang airport tax di Malaysia.
saya kan bulan depan dapet tiket promo Bdg-KL-Bdg.
nah nanti kan sesampainya saya di KL saya langsung lanjut pake pesawat lg ke Penang, krna bukan tiket transit jd kan saya harus keluar urus imigrasi dll. dl untuk kemudian cek in lg, nah yang mau saya tanyain untuk fligt sy dr KL-Penang dan sebaliknya apa saya harus bayar airport tax lagi d bandara2 malay?
makasih mas

Ariy said...

@hanifalfajar

di Malaysia nggak pake airport tax terpisah. Sudah termasuk dalam tiket. Bayar airport tax hanya di Indonesia kalau mau keluar. Kalau pakai airasia juga semua sudah termsuk harga di tiket (termasuk airport tax).

Yani Rahmawati said...

Salam kenal mas ary, postingannya keren, helpfull usefull..berguna banget deeeh, boleh tanya mas untuk traveling ke jepang..disekitar minato-ku Tokyo dimanakah mencari makanan halal barangkali tau :), atau onigiri/riceballs itu bisa didapatkan dimana aja kan? kalau ke jepang biasanya kaya apa prosedur keimigrasian nya ketika mendarat disana? trima kasih

paket internet telkomsel said...

saya senang membaca artikel ini, makasih atas informasinya.. saya juga persiapan mau keluar negeri :)

Dika Bagus said...

Mas ariy saya mau tanya. Saya barusan beli tiket (Yogya-Johor Bahru) tapi berangkatnya saja. Nah, untuk baliknya apa bisa saya lewat via (Kuala Lumpur-Yogya)? Terima kasih mas. Mohon bantuannya. Trims

Rian™ @Kazuya - said...

Trims bnyk mas.
Kebetulan calon ane org Thailand.
Doi nyuruh dateng k sno smbil minta restu ke camer ke phuket thailand.
Wow bgt dengernya.. Bingung,scara blm pernah k luar nagreg.untung nemu postingan ini. Berguna bgt bwt org udik macam ane hhe.. Thanks bro.

Ariy said...

Mbak Yani: salam kenal balik. Mohon maaf, belum pernah ke Jepang, jadi blm bisa kasih pendapat :)

@Rian: waaah...selamat yaa, ditunggu undangannya hahaha

Ariy said...

@DikaBagus

Pulang lewat KL-Yogyakarta bisa. Kamu tinggal naik kereta api atau bus dari Johor Baru ke Kuala Lumpur.