Wednesday, August 9, 2017

Daftar Antrean Bikin Paspor Sekarang Bisa Lewat Whatsapp Lho...

Ada kabar baik nih, sejak 8 Agustus lalu bagi pemohon paspor bisa mendaftar antrean lewat Whatsapp lho. Ingat ya, mendaftar antrean, jadi bukan seperti kata teman saya ini:

"Alhamdulillah sekarang bikin paspor bisa lewat Whatsapp." Wooooo...makanya kalau baca informasi musti lengkap, jangan cuma judulnya doang hehehe.

Jadi begini, Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM secara serentak meluncurkan sistem pendaftaran antrean pemohon paspor melalui Whatsapp di 26 kantor imigrasi di wilayah Indonesia, khususnya yang memiliki antrean pemohon paspor hingga 150 orang per hari. Seperti dikutip kantor berita Antara, ini terjadi di Jabodetabek, Yogyakarta dan Jawa Tengah.

                                                                                          Foto: liputan6.com

Kebijakan ini berlaku baik untuk pemohon paspor baru maupun perpanjangan paspor. Caranya bagaimana?  Mudah kok, tinggal mengirimkan data diri dengan mengetik #Nama #TglLahir #TglKedatangan. Contohnya begini:  #Ariy #02012001 #17082017 lalu kirimkanlah ke nomor 08 1111 00 333.

Nah setelah mendaftar, ntar akan ada balasan dari imigrasi berupa nomor barcode dan kode booking. Nomor ini di-replay untuk selanjutnya pemohon akan mendapatkan nomor antrean sekaligus jadwal untuk datang ke kantor imigrasi.

Imigrasi mengklaim dengan sistem ini akan lebih efisien dan masyarakat tidak perlu menunggu lama-lama. Mekanisme ini juga mencegah calo atau joki karena pendaftar wajib menggunakan nomor pribadi. Kode booking yang diperoleh saat mendaftar harus diperlihatkan saat datang ke imigrasi. Pemohon wajib datang 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan.

Gimana kalau datangnya telat? kode booking kamu bakal hangus. Jadi harus mendaftar lagi. Nah, fair kan? Semua pendaftar juga jangan lupa membawa dokumen asli dan memastikan semua data diri pada dokumen identik dan sama. Sistem antrean ini tidak berlaku untuk permohonan untuk kasus paspor rusak atau hilang ya...

Salam,

Ariy

1 comment:

ana setya said...

ada juga yg download aplikasi imigrasi gt mas dpet nomer antrian barcodenya